Bayar Gaji Pemain, Barcelona Utang Bank 500 Juta Euro

Bayar Gaji Pemain, Barcelona Utang Bank 500 Juta Euro – Presiden Barcelona, Joan Laporta sukses memperoleh utang bank sejumlah 500 juta euro. Dana itu akan dipakai untuk bayar tunggakan upah beberapa pemain.

Keadaan Keuangan Barcelona yang memiliki masalah menjadi rahasia. Wabah Covid-19 semenjak Maret 2020 tempo hari membuat gagasan keuangan club amburadul. Penghasilan menyusut, tanggungan masih jalan.

Baca Juga : Barcelona Mulai Mencari Calon Alternatif Ronald Koeman

Usaha menangani permasalahan keuangan telah dilaksanakan Barcelona terhitung menggunting upah pemainnya seringkali. Tetapi, cara yang dilaksanakan tidak cukup bawa imbas karena besarnya beban upah pemain yang mereka punyai.

Dikutip dari ESPN, Laporta selanjutnya bergerilya cari utang untuk menangani permasalahan yang berada di Barcelona. Si presiden selanjutnya sukses capai persetujuan dengan bank investasi, http://18.136.243.159/ Goldman Sachs di mana faksi bank siap mengucurkan dana capai 500 juta euro atau sama dengan 87 triliun rupiah.

Dana yang didapatkan akan diterima dengan bertahap di mana Barcelona akan terima 100 juta euor di step awalnya. Dana step pertama itu gagasannya akan dipakai untuk bayar upah pemain.

Cara ini diambil karena tunggakan upah pemain beberapa bulan akhir. Faksi Indobookies Barcelona cemas beberapa pemain akan memberikan laporan tunggakan upah itu ke Federasi Pemain dan club dapat mendapatkan ancaman.

Selanjutnya, Barcelona dengan bertahap akan bayar hutang ke beberapa pihak lain. Sekarang ini mereka hadapi dengan permasalahan keuangan karena hutang periode pendek. Untung, Goldman Sachs setuju memberikan hutang periode panjang ke mereka.

Permasalahan keuangan tidak lalu pupus dari Situs Judi Slot Online Terpercaya Barcelona. Perlu audit secara detail untuk dapat ambil langkah tentu selamatkan club.

Sederhanya, Barcelona demikian kesusahan keuangan bahkan juga cuman untuk membayar Memphis Depay sejumlah 30 juta euro pada musim panas 2020/21 tempo hari. Mereka bahkan juga terancam pailit karena hutang yang menimbun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *